Terkadang kita lupa bahwa setiap nafas yang kita hirup adalah milik Allah subhanahuwa ta'ala, dan sering sekali kita lupa bahwa hidup matinya kita ini tergantung pada kehendak-Nya... kelupaan itu membuat kita lalai bahkan tanpa sadar atau secara sadar melupakan Allah Yang Maha Perkasa...dan sering sekali kita menjadi tergantung pada makhluk ciptaan-Nya .. kita mengagumi ciptaan-Nya tetapi kita melupakan pencipta-Nya ... ya.. Allah mohon dekatkanlah diri kami kepada-Mu
Senin, Februari 18, 2013
Senin, Februari 11, 2013
Selasa, Juli 05, 2011
Alhamdulillah
Senin, 27 Juni 2011 diinformasikan bahwa Imam Al-Faruq diterima di Perguruan Islam Ar-Risalah (PIAR) setelah Minggu, 27 June 2011 dia ikut test gelombang kedua karena pada gelombang pertama 26 Maret 2011 namanya tidak tercantum di lembaran pengumuman penerimaan siswa baru.
Berarti Abi dan Ummi betul-betul akan kesepian, setelah keempat anaknya semua pergi sekolah ke kota lain. Mulai dari yang pertama setelah menyelesaikan pendidikan dasar (SD) melanjutkan pendidikan ke kota lain yaitu di Padang, yang kedua, ketiga dan akhirnya keempat begitu juga.
15 July 2011 semua sudah kembali pada kegiatan masing-masing dan 16 July 2011 mulailah berdua menyepi
Yang pertama sampai ketiga harus bertanggung jawab betul untuk memperhatikan yang keempat itu pesan Ummi juga Abi karena yang keempat ini adalah yang bungsu dan lucu dan juga mempunyai perasaan yang lebih lembut ..
Jangan dibuat sedih dan harus diurus..
Bukan memanjakan tetapi sedikit lebih diperhatikan ..karena masih kecil dan baru berusaha untuk mandiri. Kalau sudah besar seperti abangnya mungkin tidak perlu diperhatikan betul
Kenapa Padang ..?
Tingkat pendidikan dan lembaga pendidikan yang ada disana tidak tertinggal dengan kota-kota lain seperti di Jawa yang biasanya menjadi pilihan pelajar seperti Yogyakarta atau Bandung
Perhatian dan ketaatan masyarakat terhadap Agama dan tingkat keinginan pelajar dan mahasiswa yang ingin mengikuti tarbiyah lebih baik dibandingkan kota lain dan banyak ulama terkenal yang berasal dari Sumatera Barat seperti Buya Hamka, Buya Malik dan Buya Mansyur. Walaupun sepertinya masyarakat kota padang sudah lebih individualis dibandingkan 15 tahun sebelumnya
Tidak banyak hiburan yang dapat menyesatkan pelajar dan mahasiwa, walaupun sudah lebih mengkhawatirkan dibandingkan tahun – tahun sebelumnya terutama menjamurnya warnet
Biaya pendidikan tidak terlalu mahal dan mudah dikunjungi disaat ada kepentingan
Ahamdulillah, sangat bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan anak-anak semuanya mampu menjaga diri dan tidak tercemar dengan pergaulan yang salah dan sesat.
Alhamdulillah, anak-anak semunya menyadari kalau perlu tarbiyah untuk menjaga dirinya.
Alhamdulillah, kami diamanahi anak-anak yang sholeh dan rajin beribadah.
Alhamdulillah ..
Jumat, Juni 17, 2011
jujur
1. Ya Rasulullah, terangkan tentang Islam dan aku tidak perlu lagi bertanya-tanya kepada orang lain. Nabi Saw menjawab, "Katakan: 'Aku beriman kepada Allah lalu bersikaplah lurus (jujur)'." (HR. Muslim)
2. Hendaklah kamu selalu benar. Sesungguhnya kebenaran membawa kepada kebajikan dan kebajikan membawa ke surga. Selama seorang benar dan selalu memilih kebenaran dia tercatat di sisi Allah seorang yang benar (jujur). Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong). (HR. Bukhari)
3. Suatu khianat besar bila kamu berbicara kepada kawanmu dan dia mempercayai kamu sepenuhnya padahal dalam pembicaraan itu kamu berbohong kepadanya. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Masyarakat tidak siap untuk menerima kejujuran dengan sistem pendidikan saat ini, mencontek dilegalkan dalam tanda kutip untuk terhindar dari kegagalan. Kemampuan dan kepintaran yang ada terasa tidak ada gunanya karena diselimuti ketakutan akan gagal sehingga lebih mempercayai contekan. Dan disaat ada segelintir orang ingin berusaha untuk jujur, maka dia mendapat halangan yang sangat keras dari sebagian besar masyarakat.
Alifah adalah siswa SDN Gadel yang berusaha untuk jujur, tetapi hampir semua elemen masyarakat disana termasuk para pejabat sampai di mentri pendidikan dan bahkan Kak Seto memberikan pernyataan bahwa tidak terjadi contek massal di sekolah tersebut. Pernyataan tersebut berdasarkan pola jawaban ujian yang beragam sehingga disimpulkan demikian.
Tetapi Alifah mengatakan bahwa dia diperintahkan oleh gurunya untuk membuatkan jawaban dan dibagikan ke teman-temannya. Akibat kejujurannya, maka dia dan orang tuanya diusir oleh masyarakat.
Type masyarakat apa yang ada disana, mereka semua bisa dikatakan komunitas masyarakat yang tidak, dan mungkin akan lebih baik bagi Alifah untuk keluar dari kampung yang masyarakatnya dominan tidak jujur
Rabu, Juni 01, 2011
hukum
KPK bentuk team penjemputan Ibu Nunun ke Thailand dan membujuk Pemerintah Thailand untuk dapat membantu pemulangan Ibu Nunun ke Indonesia. Tetapi menurut Pak Adang bahwa Ibu Nunun masih di Singapore dan masih sakit.
Menurut Fahmi Idris, Ibu Nunun pernah terlhat di Thailand, tidak ada kepastian dimana Ibu Nunun sekarang berada. Dari data emigrasi di Thailand bahwa beliau beberapa kali melakukan perjalanan Singapore - Thailand, tetapi tidak ada yang dapat memberikan kepastian keberadaan Ibu Nunun.
Lucunya hukum di negri ini..
Mengapa membuat team penjemputan ke Thailand padahal suaminya mengatakan beliau ada di Singapore, apakah suaminya sebagai pejabat negara dan mantan aparat hukum tidak diajak bekerjasama untuk pemulangan, atau sudah diajak bekerjasama tetapi tidak mau..? dan kalau tidak mau membantu penegakan hukum di Indonesia, apakah tidak ada pasal yang bisa menjerat suami Ibu Nunun dengan alasan ikut membantu menyembunyikan.
Atau barangkali ini hanya skenario hukum untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa aparat hukum sedang tidak main-main dalam penegakan hukum.
Sepertinya hukum sedang dipermainkan
Dan akan selalu ada sanggahan apabila dikatakan kepada mereka bahwa mereka tidak sungguh-sungguh dalam penegakan hukum ..?
Apakah negri ini tidak pernah mengambil pelajaran dari setiap proses hukum yang lalu..?
Mereka sedang mempertontonkan tauladan yang tidak baik terhadap generasi penegak hukum berikutnya
Pancasila
Ketika semua institusi sudah terlibat dengan permasalahan yang dianggap tidak memberikan contoh yang baik kepada masyarakat
Ketika mereka saling tuduh menuduh dan saling serang
Ketika kader yang militan tidak lagi dianggap militan bahkan mengobok-obok
Ketika fitnah bertebaran melalui sms atau media maya ..
Ketika tawuran antar pelajar dan antar warga semakin meningkat
Ketika semakin banyak pejabat yang korupsi
Ketika anggota Dewan semakin kehilangan kepercayaan masyarakat
Ketika aparat hukum tidak lagi mampu menegakkan hukum dengan benar dan adil
Ketika keadilan tidak bisa lagi diharapkan dapat ditegakkan
Ketika semakin banyak masyarakat yang teraniaya dan terdzolimi
Ketika ..
Mulailah mereka ingat Pancasila
Pancasila terabaikan
Pancasila tidak lagi menjadi pegangan
Siapakah yang mampu menunjuk dirinya telah menerapkan Pancasila dengan benar
Atau siapakah yang bisa menyebutkan seseorang yang patut menjadi teladan Pancasila
Mereka hanya ingin lari dari tuduhan
Mereka hanya tidak ingin dianggap mengabaikan Pancasila
Mereka hanya ingin dianggap selalu benar
Mereka hanya ingin dianggap salah apabila disebabkan oleh kesalahan orang lain
Ketika mereka saling tuduh menuduh dan saling serang
Ketika kader yang militan tidak lagi dianggap militan bahkan mengobok-obok
Ketika fitnah bertebaran melalui sms atau media maya ..
Ketika tawuran antar pelajar dan antar warga semakin meningkat
Ketika semakin banyak pejabat yang korupsi
Ketika anggota Dewan semakin kehilangan kepercayaan masyarakat
Ketika aparat hukum tidak lagi mampu menegakkan hukum dengan benar dan adil
Ketika keadilan tidak bisa lagi diharapkan dapat ditegakkan
Ketika semakin banyak masyarakat yang teraniaya dan terdzolimi
Ketika ..
Mulailah mereka ingat Pancasila
Pancasila terabaikan
Pancasila tidak lagi menjadi pegangan
Siapakah yang mampu menunjuk dirinya telah menerapkan Pancasila dengan benar
Atau siapakah yang bisa menyebutkan seseorang yang patut menjadi teladan Pancasila
Mereka hanya ingin lari dari tuduhan
Mereka hanya tidak ingin dianggap mengabaikan Pancasila
Mereka hanya ingin dianggap selalu benar
Mereka hanya ingin dianggap salah apabila disebabkan oleh kesalahan orang lain
Kamis, Mei 12, 2011
perubahan
Tidak mudah menjemput rezki yang telah ditetapkan Allah SWT. Harus ada perjuangan dan kesabaran untuk mendapatkannya dan itu merupakan suatu sunnatullah. Tidak kan ada harta itu datang dengan sendirinya dihadapan kita tanpa perjuangan dan izin Allah. Tidak akan ada harta itu akan datang hanya dengan doa yang berkepanjangan tanpa perjuangan.
Hidup adalah perubahan dari kegelapan menuju cahaya yang terang benderang kalau kita mengambil Allah sebagai pelindung. Hidup adalah perubahan dari cahaya yang terang benderang kepada kegelapan apabila kita mengambil selain Allah sebagai pelindung. dan setiap maksiat kepada Allah adalah kegelapan.
Al-quran surat Ar-Ra'd ayat 16 yang artinya :
" Katakanlah: "Siapakah Tuhan langit dan bumi?" Jawabnya: "Allah." Katakanlah: "Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri?."...
Rabu, Mei 04, 2011
apa yang tak mungkin
1. Salahkah kalau bercita-cita menjalankan syariat Islam di Indonesia?
2. Atau benarkah kita menganggap bahwa syariat Islam tidak sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini?
3. Atau benarkah kalau kita merasa bahwa tidak mungkin syariat Islam dapat ditegakkan di Indonesia?
Firman Allah SWT dalam Surat Al – Maa’idah : 42
...... Dan jika kamu memutuskan perkara mereka, maka putuskanlah (perkara itu) diantara mereka dengan adil, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil.
Betapa banyak perkara yang terjadi di sekeliling kita, mulai dari yang sangat sederhana sampai yang tidak masuk diakal kita. Dan sudah banyak perkara tersebut yang sudah diputuskan oleh pengadilan negara atau lembaga adat ataupun oleh perangkat desa bahkan oleh keluarga. Sudah adilkah keputusan tersebut? Selalu ada ketidak puasan dari setiap keputusan dari segala pihak. Ada yang mengatakan bahwa hukuman itu kurang setimpal, terlalu ringan, terlalu berat dan lain-lain. Keadilan yang diputuskan tidak dapat memusakan segala pihak.
Seorang anak berusia 10 tahun mencuri voucher pulsa seharga Rp. 10.000,- masuk pengadilan negri dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.
Seorang pejabat negara mencuri uang rakyat yang nilainya tidak dapat dibayangkan oleh masyarakat miskin diancam hukuman 5 tahun penjara.
Seorang pemuda menzinahi wanita cantik dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara, ada juga setelah menzinahi wanita yang disukai ancamannya adalah dinikahkan dengan wanita tersebut .. enak nian..
Al-quran surat Al-Maa’idah : 50
Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?
Dalam Surat Al-Baqarah : 185, Allah berfirman
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).....
Semua kita terutama ummat Islam yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya sangat menyadari bahwa kita harus berpegang teguh kepada Al-Quran dan Sunnah Rasul. Sepanjang kita masih diakui sebagai manusia, dan semua orang masih mengenal kita sebagai manusia, maka sudah dijamin oleh Allah keselamatan di dunia dan akherat akan diperoleh selama kita berpegang teguh pada petunjuk yang telah diturunkan-Nya melalui Rasul.
Petunjuk tersebut tidak akan sesuai lagi bagi kita setelah kita tidak lagi diakui sebagai manusia. Apakah mungkin kita akan berevolusi menjadi gorila sehingga kita tidak lagi perlu berpegang teguh pada Al-quran?
Dan mengapa kita yang masih dalam wujud manusia mengaku Islam dan menjadi figur masyarakat Islam, bahkan dianggap masyarakat sebagai guru, berani mengatakan bahwa syariat Islam itu tidak sesuai lagi dengan situasi saat ini.
Masihkah bisa dikatakan bahwa mereka itu manusia?
Dalam sejarah perjuangan Rasul dan para sahabat kita mengetahui bahwa perjuangan itu tidak pernah membuat suatu target bahwa syariat Islam harus ditegakkan pada tahun yang dikehendaki.
...... Salman berkata: “Wahai Rasulullah, ketika anda memukul batu itu, saya melihat kilat memancar.” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadanya: “Wahai Salman, engkau melihatnya?” Kata Salman: “Demi Dzat Yang mengutus anda membawa kebenaran. Betul, wahai Rasulullah.” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ketika saya memukul itu, ditampakkan kepada saya kota-kota Kisra Persia dan sekitarnya serta sejumlah kota besarnya hingga saya melihatnya dengan kedua mata saya.” Para shahabat yang hadir ketika itu berkata: “Wahai Rasulullah, doakanlah kepada Allah agar membukakannya untuk kami dan memberi kami ghanimah rumahrumah mereka, dan agar kami hancurkan negeri mereka dengan tangan-tangan kami.” Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berdoa. “Kemudian saya memukul lagi kedua kalinya, dan ditampakkan kepada saya kota-kota Kaisar Romawi dan sekitarnya hingga saya melihatnya dengan kedua mata saya.” Para shahabat berkata: “Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar membukakannya untuk kami dan memberi kami ghanimah rumah-rumah mereka, dan agar kami hancurkan negeri mereka dengan tangan-tangan kami.” Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berdoa. “Kemudian pada pukulan ketiga, ditampakkan kepada saya negeri Ethiopia dan desa-desa sekitarnya hingga saya melihatnya dengan kedua mata saya.” Lalu beliau berkata ketika itu: “Biarkanlah Ethiopia (Habasyah) selama mereka membiarkan kalian, dan tinggalkanlah Turki selama mereka meninggalkan kalian.” (diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dalam Shahihnya dari Al-Barra` radhiyallahu ‘anhu:)
Sepeninggalan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, terjadilah apa yang diberitakan oleh beliau. Kedua negara adikuasa masa itu berhasil ditaklukkan kaum muslimin, dengan izin Allah.
Perjuangan Rasulullah dan para sahabatnya telah memberikan pelajaran pada kita bahwa syariat dapat ditegakkan. negara adikuasa dapat ditaklukkan dengan ridha Allah.
Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah
lelaki hidup dan matinya sangat ditakuti AS
Eramuslim- Ibunya bernama Ummu Aiman, seorang hamba sahaya yang berasal dari Habasyah (Ethiopia). Ummu Aiman menikah dengan Ubaid bin al-Haritz, dan memiliki seorang anak lelaki bernama Aiman. Karena itu, wanita itu dipanggil Ummu Aiman.
Sayangnya, Ubaid bin al-Haritz dan Aiman syahid di medan perang, kala menghadapi kafir Quraiys. Ummu Aiman menjadi janda kehilangan suami dan anaknya. Meskipun, menghadapi kesedihan yang luar biasa, tetapi Ummu Aiman tetap mencintai dan berbakti kepada Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam.
Ummu Aiman, wanita berakhlak mulia, dan memiliki sifat-sifat pemberani. Kecintaannya terhadap Islam dan Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam dibuktikannya dengan ikut serta dalam beberpa peperangan yang pernah terjadi, seperti dalam perang Uhud dan perang Khaibar melawan kafir Yahudi. Ummu Aiman dengan menggunakan panah dan busur anak panah melawan musuh-musuh Islam itu.
Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam menyanjung dan menjunjung Ummu Aiman, karena kemuliaannya. Sampai suatu ketika ketika Rasulullah bersabda : "Barangsiapa yang ingin menikah dengan wanita ahli surga, maka hendaklah dia menikahi Ummu Aiman", ucap Raulullah Shallahu alaihi wa sallam.
Mendengar ucapan Rasulullah Shallahu alaih wa sallam, maka shahabat Zaid bin Haritzah menikahi Ummu Aiman. Perkawinan keduanya itu melahirkan bayi laki-laki, yang kemudian diberi nama : "USAMAH". Zain bin Haritzah sangat berbahagia dengan kelahira bayi laki-laki itu. Demikian pula dengan Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam, ikut meras berbahagia, dan bergegas menemui Ummu Aiman dan Zaid di rumahnya.
Ummu Aiman dan Zaid adalah orang-orang istimewa bagi Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam. Zaid bin Haritzah sangat dekat dengan Rasullah Shallahu alaihi wa sallam. Dia memeluk Islam sejak mula. Zaid adalah hamba sahaya yang diberikan Siti Khadijah kepada Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam. Beliau Shallahu alaihi wa sallam sangat menyayangi Zaid, dan bahkan Rasulullah mengangkat Zaid sebagai anak angkatnya, Zaid bin Muhammad.
Usama kecil tumbuh menjadi dewasa bersama dengan yang sangat mencintainya. Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam menyangi. Ia tumbuh menjadi anak dewasa yang berakhlak mulai, gemar mempelajari agama, dan bersikap santun.
Di usia yang masih sangat belia itu, Usamah sudah ikut berperang. Perang pertama yang diikutinya adalah perang Khandaq, di mana kaum muslimin menghadapi 10.000 prajurit Quraiys. Usamah ikut berperang melawan mereka.
Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam mengizinkannya untu ikut berperang melawan kafir Quraiys. Perang Khandaq itu yang menempa jiwa Usamah sebagai seorang prajurit sejati, dan tidak gentar melawan orang-orang kafir Quraiys.
Zaid bin Haritzah gugur di medan perang melawan pauskan Romawi. Raja Heraklius membantu Syurabil bin Amr al-Gassany dengan mengirimkan prajurit sebanyak 100.000, dan hanya akan menghadapi pasukan Islam, yang jumlahnya hanya 3.000 prajurit Islam.
"Mungkinkah ini akan menang", ucap Usamah sambil menatap ayahnya Zaid yang memegang bendera dan tongkat serta kudanya. Zahid menoleh kepada Usamah, sambil berkata, "Apakah kamu tidak belajar dari peperangan yang terdahulu?", tanya ayahnya.
Dalam peperangan melawan pauskan Romawi itu Zaid gugur. Rasulullah Shalalahu bersabda : "Aku mengangkat Zaid bin Haritzah sebagai panglima perang. Jika dia gugur, maka digantikan Ja'far bin Abi Thalib, dan jika Ja'far gugur, maka digantikan Abdullah bin Rawahah", ujar Rasul Shallahu alaihi wa sallam. Usamah bangga menatap ayahnya yang menjadi panglima perang.
Perang Mut'ah yang sangat terkenal itu, di mana pasukan Islam yang jumlahnya hanya 3.000 harus melawan 200.000 pasukan kafir. Pasukan Islam dipimpin oleh Ziad bin Haritzah. "Aku anak Zaid bin Haritzah", ujar Usamah. Pertempuran berlangsung sangat dahsyat. Sampai sebuah tombak mengenai tubuh Ziad, dan ia berteriak, "Allahu akbar", terdengar lengkingan Zaid oleh Usamah. Usamah kaget melihat ayahnya Zaid tersungkur, dan jatuh ke tanah, kemudian menghembuskan nafasnya.
Kemudian, sesudah kematian Zaid, Ja'far dan Abdullah, maka tongkat penglima dipegang prajurit muda yang masih berumur 18 tahun, yaitu Usamah. Inilah takdir. Anak muda yang lahir dari lingkungan keluarga yang bersih dan mulia itu, menerima tongkat kepemimpinan dalam Islam dari Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam. Usamah menjadi sebuah tonggak sejarah di masa lalu, bagaimana prajurit muda ini harus melawan kebengisan Romawi.
Kini, sejak terjadi peristiwa 11 September 2001, lahir Usamah baru, yang menjadi musuh nomor 1 negara adikuasa Amerika Serikat. Usamah bin Laden, bukan hanya menghadapi negara adikuasa Amerika, tetapi kekuatan kafir global. Usamah menjadi musuh seluruh kekuatan kafir dunia.
Presiden Barack Obama memimpin langsung operasi penyerangan terhadap Usamah, di ruang "Operation Room", di Gedung Putih dari detik ke detik mengikuti operasi di lapangan yang dilakukan pasukan khusus Amerika Serikat. Bersama seluruh pejabat dibidang keamanan AS, termasuk Wakil Presiden Joe Biden, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hallary Clinton.
Usamah bin Laden hanya seorang lelaki yang bersahaja, tutur bicaranya lembut, santun, dan mencintai saudara-saudara seiman. Tidak nampak dirinya sebagiamana yang digambarkan oleh para pemimpin Barat, dan media-media Barat, yang menggambarkan sebagai manusia yang sangat haus darah.
Tetapi, para pemimpin Amerika Serikat George Walker Bush sudah menuduh Usamah menjadi dalang peristiwa 11 September 2001, yang melakukan pemboman Gedung WTC (World Trade Center) dan meruntuhkannya. Sejak itu nama Usamah menjadi sangat ditakuti, dan selalu dilekatkan dengan Al-Qaidah.
Usamah ikut bertempur saat Uni Soviet menginvasi Afghanistan, yang mengakibatkan ribuan rakyat di negeri miskin itu tewas. Dan, para pejuang Islam berhasil mengusir pasukan Soviet. Sekrang pun, sesungguhnya "Lelaki" yang mencintai saudaranya dan Islam, tak ingin saudara dijajah, diperbudak, dihancurkan oleh orang-orang kafir. Sekecil apapun, ia telah memberikan pembelaannya, agar tidak terus menerus dijajah dan ditindas.
Usamah membela orang-orang Islam yang ditindas dan dihancurkan oleh kafir Barat, yang dengan angkuhnya terus menduduki negeri-negeri Muslim.
Usama telah tewas oleh pasukan khusus Amerika Serikat. Jenazahnya pun dibuang ke laut oleh Amerika Serikat. Karena, takut Usamah akan terus memberikan inspirasi bagi umat Islam yang menginginkannya negerinya terbebas dari penjajahan dan perbudakan. Usamah hanya ingin melindugi dan menjaga agama Islam dan pemeluknya dari kehancuran oleh tindakan musuh-musuh Islam.
Di masa lalu ada Usamah bin Haritzah yang dalam usia belia, 18 tahun, sudah menjadi panglima perang melawan Romawi. Di abad 21 ini, juga ada Usamah, yang menghadapi hegemoni kafir global, yang ingin menghancurkan kehidupan umat Islam dengan segala kekuatan yang dimilikinya. Termasuk dengan menggunakan senjata dan perang.
Usamah bin Laden hidup dan matinya ditakuti oleh Amerika Serikat. Karena, sosok pribadinya yang mencintai Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam, dan mencintai para pengikutnya dan ummatnya. Pergilah Usamah untuk menghadap Rabbul alamin, yang akan memberikan jaza' (balasan) segala amalnya. Wallahu'alam.
Sabtu, April 30, 2011
bukan untuk diperdebatkan
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Dr. Nazaruddin Umar mengatakan “ kami merasa ‘surprise’ ketika mengetahui pihak yang mengkritik Al Qur’an berasal dari teman-teman MMI, kalau JIL kami masih bisa memahami”.
Nazaruddin menambahkan, bahwa Al Qur’an terjemahan yang saat ini tersebar di masyarakat telah diterjemahkan oleh tim penerjemah yang beranggotakan sekitar sepuluh orang. Tim penerjemah terdiri dari ulama-ulama mumpuni dalam menerjemahkan Al Quran, yakni ulama-ulama yang berasal dari lembaga-lembaga yang dianggap kredibel menerjemahkan Al Quran, antara lain Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan ormas Islam lainnya yang keilmuannya tentang bahasa Arab, Al Qur’an dan tafsirnya tidak diragukan lagi.
Sebagai pemirsa, tentunya berharap ada penjelasan yang menyejukkan dari ustad Irfan S Awwas dari MMI tentang terjemahan Al-quran. Sayang sekali, ternyata harapan itu tidak terwujud, yang ada bahkan ustad mensinyalir bahwa ada kesalahan dalam terjemahan Al-quran dari Departemen Agama dan khawatir terjemahan tersebut mengakibatkan masyarakat awam bisa salah mengerti dan dapat memicu kekerasan.
Koreksi ustad yang disiarkan oleh media TV dan didengar oleh beragam masyarakat, mulai dari masyarakat yang tidak pernah baca Al-quran, tidak pernah baca terjemahan Al-quran, tidak kenal Al-quran, yang suka membelokkan Al-quran, bahkan tidak sedikit masyarakat yang membenci Al-quran. Apakah ada pertimbangan ustad tersebut terhadap masyarakat yang sangat heterogen.
Mestinya harus ada pertimbangan yang tinggi bahkan mungkin harus istikharah untuk mengkoreksi terjemahan Al-quran melalui media TV. Perlu atau tidaknya dikoreksi terjemahan tersebut harus tetap mempertimbangkan harga diri sebagai pemilik Al-quran.
Bisa saja koreksi tersebut menimbulkan kemarahan oleh komunitas islam yang lain, sehingga menimbulkan perdebatan yang hanya mngkedepankan pemahamannya sendiri.
Janganlah ummat Islam itu bertengkar melalui media TV dipandu oleh presenter yang penampilannya tidak Islami dan tidak memahami Islam. Karena sepertinya presenter juga hanya mencari celah dari suatu kalimat narasumber yang dapat diperdebatkan sehingga dialog menjadi lebih panas.
Islam bukan untuk diperdebatkan, tetapi untuk diamalkan.
Selasa, April 26, 2011
siapa yang radikal
Detiknews.com - Senin, 25/04/2011 16:47 WIB. Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor mewajibkan bagi kadernya mulai hari ini melakukan sweeping masjid Nahdlatul Ulama (NU) di seluruh Indonesia. Perintah sweeping ini terkait mulai banyaknya ajaran Islam radikal yang mengarah pada terorisme hingga paham Negara Islam Indonesia (NII). Nusron mengindikasikan banyak orang-orang berjenggot, berjidat hitam dan bercelana cingkrang tinggal di banyak masjid. Mereka bermukim di masjid-masjid yang tersebar di Tanah Air, mengajarkan ajaran Islam berdimensi radikalisme.
Dengan alasan apa mereka mengindikasikan bahwa orang-orang yang berjenggot, berjidat hitam dan bercelana cingkrang adalah Islam radikal. Apakah mereka mengerti dengan arti radikal.
1. Tentang Jenggot
Ibnu Umar telah meriwayatkan dari Nabi s.a.w. yang mengatakan :
“Berbedalah kamu dengan orang-orang musryk, peliharalah jenggot dan cukurlah kumis”
(Riwayat Bukhari).
Perintah Rasulullah ini mengandung pendidikan untuk umat Islam supaya mereka mempunyai kepribadian tersendiri serta berbeda dengan orang kafir lahir dan batin, yang tersembunyi maupun yang tampak.
2. Tentang Jidat Hitam
Jika Allah ingin memberikan rahmat kepada ahli neraka, maka Dia memerintahkan malaikat untuk mengeluarkan mereka yang menyembah Allah. Lalu malaikat mengeluarkan mereka. Mereka dikenali karena ada bekas sujud pada wajahnya. Dan Allah mengharamkan neraka untuk memakan tanda bekas sujud sehingga mereka keluar dari neraka. Seluruh anak Adam bisa dimakan api neraka, kecuali bekas sujud. (HR Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menjelaskan kepada kita bahwa orang yang shalatnya baik di dunia ini dan punya bekas sujud, nanti di akhirat kalau sudah terlanjur masuk neraka, akan dikeluarkan dari dalamnya. Dan cara untuk mengenalinya adalah dari cahaya bekas sujud yang memancar dari dahinya. Dan bahwa cahaya bekas sujud itu tidak akan hilang termakan oleh panasnya api neraka.
Adapun bekas sujud yang sifatnya seperti cahaya di akhirat nanti, kita dapati keterangannya dari hadits lainnya berikut ini.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada seorang pun dari umatku kecuali aku mengenalnya pada hari kiamat kelak." Para shahabat bertanya, "Ya Rasulallah, bagaimana anda mengenali mereka di tengah banyaknya makhluk?" Beliau menjawab, "Tidakkah kamu lihat, jika di antara sekumpulan kuda yang berwarna hitam terdapat seekor kuda yang berwarna putih di dahi dan kakinya? Bukankah kamu dapat mengenalinya?" "Ya", jawab shahabat. "Sesungguhnya pada hari itu umatku memancarkan cahaya putih dari wajahnya bekas sujud dan bekas air wudhu'. (HR Ahmad dan Tirmizy)
3. Tentang celana cingkrang
"Kain yang di bawah mata kaki tempatnya di neraka" (HR. Bukhari)
"Orang yang memanjangkan kainnya karena riya`, Allah tidak akan melihatnya di hari kiamat".(Hr.Malik, AbuDaud, An-NasaidanIbnuMajah).
Siapa yang memanjangkan pakaiannya karena khaila`(karena sombong dan bangga diri), Allah tidak melihatnya pada hari kiamat. Abu Bakar As-Shiddiq ra berkata,'Ya Rasulullah, kainku ini longgar namun aku tetap menjaganya. Rasulullah SAW bersabda,'Kamu bukan termasuk orang yang sombong dan bangga diri. (HR. Bukhari dan Muslim)
"Orang yang memanjangkan kainnya karena riya`, Allah tidak akan melihatnya di hari kiamat".(Hr.Malik, AbuDaud, An-NasaidanIbnuMajah).
Siapa yang memanjangkan pakaiannya karena khaila`(karena sombong dan bangga diri), Allah tidak melihatnya pada hari kiamat. Abu Bakar As-Shiddiq ra berkata,'Ya Rasulullah, kainku ini longgar namun aku tetap menjaganya. Rasulullah SAW bersabda,'Kamu bukan termasuk orang yang sombong dan bangga diri. (HR. Bukhari dan Muslim)
Dan masih banyak lagi hadits-hadits yang membicarakan hal itu. Namun berkaitan dengan bentuk hukum yang diistimbat, para ulama berbeda pandangan tentang keharamannya.
Sebagian ulama mengaitkan hubungan antra isbal dengan motifnya, yaitu sombong dan bangga diri.
Sebagian ulama mengaitkan hubungan antra isbal dengan motifnya, yaitu sombong dan bangga diri.
Mengapa orang yang meyakini dan menjalankan sunnah Rasulullah saw yang menjadi panduan seluruh umat Islam harus di sweeping, apakah mereka akan mengatakan bahwa Rasulullah saw adalah radikal dalam versi mereka.
Islam tidak mengajarkan radikalisme dalam arti kekerasan, tetapi penting untuk radikal dalam memegang prinsip yang benar.
Dengan mensweeping orang-orang yang berjenggot, berjidat hitam dan bercelana cingkrang, mengindikasikan bahwa mereka bersikap radikal terhadap orang-orang yang menjalankan sunnah Rasulullah saw.
Dengan mensweeping orang-orang yang berjenggot, berjidat hitam dan bercelana cingkrang, mengindikasikan bahwa mereka bersikap radikal terhadap orang-orang yang menjalankan sunnah Rasulullah saw.
Sabtu, April 16, 2011
introspeksi diri
Kenapa bi lambangnya burung Garuda ?
Ya iyalah .. masak ulat bulu ..
Serangan ulat bulu sudah sangat meluas di Jawa Tengah, bahkan sudah ditemukan juga serangan ulat bulu di Payakumbuh Sumbar. Banyak analisa mengatakan bahwa :
· Berkurangnya populasi hewan yang menjadi pemangsa alami ulat bulu saat ini, seperti burung pemakan serangga dan semut pohon turut memengaruhi merebaknya populasi ulat bulu karena rusaknya rangkaian rantai makanan
· Penyebab merebaknya populasi ulat bulu bisa juga karena perubahan iklim, iklim yang tak menentu, yang mempengaruhi perilaku sejumlah spesies hewan.
· Erupsi merapi ikut mempengaruhi terjadinya gejala ulat bulu
Kita harus berkaca pada Firman Allah SWT dalam surat Al-A’raaf : 130 – 135 yang artinya sebagai berikut :
130. Dan sesungguhnya Kami telah menghukum (Fir'aun dan) kaumnya dengan (mendatangkan) musim kemarau yang panjang dan kekurangan buah-buahan, supaya mereka mengambil pelajaran.
131. Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka berkata: "Itu adalah karena (usaha) kami." Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang besertanya. Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
132. Mereka berkata: "Bagaimanapun kamu mendatangkan keterangan kepada kami untuk menyihir kami dengan keterangan itu, maka kami sekali-kali tidak akan beriman kepadamu."
133. Maka Kami kirimkan kepada mereka taufan, belalang, kutu, katak dan darah[558] sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa
134. Dan ketika mereka ditimpa azab (yang telah diterangkan itu) merekapun berkata: "Hai Musa, mohonkanlah untuk kami kepada Tuhamnu dengan (perantaraan) kenabian yang diketahui Allah ada pada sisimu[559]. Sesungguhnya jika kamu dapat menghilangkan azab itu dan pada kami, pasti kami akan beriman kepadamu dan akan kami biarkan Bani Israil pergi bersamamu."
135. Maka setelah Kami hilangkan azab itu dari mereka hingga batas waktu yang mereka sampai kepadanya, tiba-tiba mereka mengingkarinya.
Sensitivitas ummat Islam terhadap musibah sudah sangat tipis bahkan mati rasa. Semua musibah selalu dilemparkan kepada gejala atau fenomena alam. Para ilmuan mendukung teori ini dengan bahasa ilmiah dan sulit dimengerti membenarkan bahwa gejala alam adalah faktor utama terjadinya segala musibah. Dengan alasan ini mereka ingin menghindarkan diri dari tuduhan kedurhakaan kepada Allah SWT. Dan para musuh Islam tidak ingin ummat Islam itu mengintrospeksi diri dan menyadari kelalaian ataupun kedurhakaannya kepada Allah sehingga kembali ke jalan Islam yang benar
Mestinya apapun yang terjadi pada diri kita dan negri ini harus menjadi bahan introspeksi dan evaluasi apakah kita sedang mendapat azab ataukah ujian. Kita harus dapat mengukur diri sendiri sejauh mana kita bisa dikatakan mendapatkan ujian.
Tidak mungkin kita mengatakan bahwa diri kita diuji apabila kita mendapatkan musibah sementara kita sering berbuat dosa dan melupakan Allah SWT
Ya Allah, janganlah Engkau cabut rasa takut kepada Engkau dalam diri kami
Jumat, April 15, 2011
siapa salah
Pengalihan isu
Islam selalu menjadi pengalihan isu ..
Sering terjadi pengalihan isu tersebiut bersifat tuduhan
Mendiskreditkan Islam
Bom buku
Bom cirebon
NII
Penculikan Lian
Teroris
Semua dituduhkan kepada Islam
Memojokkan Islam lebih penting daripada memberantas korupsi
Memojokkan ulama lebih penting daripada membicarakan orang miskin
Islam tidak dihargai oleh negri yang penduduknya banyak ummat islam
Islam menjadi kecil di negri yang penduduk Islamnya paling besar ..
Sedihnya ..
Yang banyak mengamati dan mengomentari tentang isu tersebut
adalah para cendikiawan yang beragama Islam
Mereka orang pintar,
Pengamat politik islam
Pengamat teroris
Pengamat lain-lain
Dengan gagahnya mengomentari bahwa jemaah itu selalu begini, begitu, punya jaringan ini dan itu
Dengan senang hatinya mereka bertanya dengan narasumber dengan pertanyaan yang tendensius
Yang bertanya dan yang ditanya adalah masyarakat Islam
Dimana kecintaannya terhadap Islam
Siapa yang salah ..
Yang salah adalah masyarakat Islam itu sendiri ..
Cinta dunia dan takut mati ...
Sabtu, Maret 19, 2011
belajar dari negeri sakura
Mereka lebih memilih menyakiti diri mereka sendiri untuk tidak menyakiti orang lain ..
Mereka tidak meratapi masalah mereka tetapi mereka berjuang untuk keluar dari masalah mereka ..
Mereka punya daya malu yang sangat besar sehingga mereka mampu berdiri tegak ..
Kalimat diatas adalah pendapat masyarakat Indonesia yang tinggal di Jepang, pertanyaan timbul setelah melihat tidak adanya kepanikan masyarakat Jepang pasca Tsunami yang menghancurkan beberapa kota di Jepang ..
Saat ada kesempatan berkunjung ke Jepang, memang terasa betapa masyarakat Jepang itu penuh dengan kedisiplinan, menghargai dan menghormati sesama mereka, seorang Presiden Directur dari suatu perusahaan International tidak merasa sungkan dan ragu memberikan penghormatan dan ucapan terimakasih kepada seorang sopir yang telah mengantarnya. Seorang sopir akan sangat setia untuk tidak melanggar lampu lalu lintas dipersimpangan walaupun lalu lintas sangat sepi
Berbeda sekali dengan masyarakat Indonesia yang kebanyakan dari mereka adalah masyarakat muslim
Dari Anas dari Nabi SAW., beliau bersabda: “Tidaklah beriman seseorang dari kalian sehingga dia mencintai untuk saudaranya sebagaimana dia mencintai untuk dirinya sendiri”. (HR.Bukhari:12)
عَنْ أَنَسٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
Mestinya budaya tersebut adalah budaya masyarakat Islam yang beriman kepada Allah dan yang mencintai Rasulullah saw.
Mestinya kita menjadi contoh yang baik untuk masyarakat lain diseluruh dunia dalam semua sisi kehidupan
Mestinya kita menjadi pelopor dalam hal menghargai dan menghormati orang lain
Mestinya kita menjadi masyarakat yang dihormati dan dicontoh masyarakat lain
Kita telah dijanjikan kemuliaan dan ganjaran yang sangat besar oleh Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang apabila kita mengasihi dan menyayangi sesama muslim. Ini adalah salah satu motivasi yang dapat menjadikan kita memiliki budaya yang baik.
Mengapa masyarakat Jepang yang kebanyakan mereka tidak mengenal Allah dan Rasulullah saw mampu melakukan itu semua .. apa motivasinya, apa ganjaran yangh mereka harapkan terhadap budaya mereka ..
Jumat, Maret 18, 2011
wajib dibunuh
Judul bukunya adalah “orang-orang yang wajib dibunuh” ini kalau tidak salah, karena hanya mendengar dari berita di hampir semua media TV di Indonesia dan belum pernah melihat apalagi membaca buku tersebut, ada nggak di toko buku?
Buku tersebut diisi dengan bom dan dikirimkan pada orang-orang yang masuk dalam daftar orang-orang yang wajib dibunuh dalam versi yang ingin membunuh, maka dalam beberapa hari ini sibuklah media berita yang memberitakan tentang paket bom buku ...katanya ini adalah suatu metode baru para terorisme dalam gerakannya .. tetapi ini bukan suatu hal yang baru, tetapi ini yang sudah lama menurut adiknya Muklas dalam siaran langsung dengan Hendropriyono dan siapa tuh .. lupa .. namanya .. menjengkelkan orangnya ...
Kembali bermunculan para pengamat teroris yang sepertinya sangat tahu dengan gerakan orang-orang yang diduga teroris bahkan seperti hafal sekali dengan pola gerakan yang dilakukan oleh kelompok yang diduga teroris. Pengamat itu mengaku sebagai mantan anggota jamaah Islamiyah, mantan poso dan ambon dan mantan Afganistan
Mantan mujahid..
Mantan mujahid..
Kalau mengaku sebagai mantan mujahid sebagaimana yang mereka yakini sebelumnya dan mengaku bahwa sekarang telah sadar, berati mereka bukan mujahid lagi ...dan apa yang telah mereka lakukan sebelumnya adalah kesesatan atau menjalanankan pemahaman yang salah ...
Tidak sedikit ummat Islam yang menilai bahwa orang-orang yang menjadi sasaran dari paket bom buku tersebut adalah mereka yang sering sekali membangkitkan kemarahan ummat Islam, melecehkan seolah menantang dan bahkan salah satu dari mereka pernah di fatwakan halal darahnya oleh suatu kelompok Islam
Seharusnya orang-orang yang menjadi target bom buku tersebut dapat mengambil hikmah dan bersyukur kepada Allah Yang Maha Perkasa karena telah diselamatkan kemudian mengkoreksi diri dan segera bertaubat kalau memang penilaian ummat Islam terhadap mereka benar ..
Mengapa menjadi target yang harus dibunuh ..
Selasa, Maret 01, 2011
Heboh Dua Makam Masyarakat Jahil yang Dilestarikan
Oleh Hartono Ahmad Jaiz dan Hamzah Tede*
Masyarakat korban pembodohan dan penyesatan. Mereka suka mengerumuni kuburan dan semacamnya yang dipercayai secara batil. Kecenderungan yang jahil (batil keyakinannya) itu selama ini seakan dilestarikan, bahkan belakangan dikembang suburkan sebagai lahan aneka kepentingan.
***
Pekan ketiga Februari 2011 antara lain dihiasai dengan berita heboh tentang dua makam (kuburan) yang mengundang perhatian sejumlah orang. Kejadian pertama berasal dari Jombang, tentang makam Gus Dur yang amblas (15 Februari 2011). Kedua, dari Jakarta, tentang adanya desas-desus yang tak jelas sumbernya bahwa ada suara tangisan dari makam Desi, seorang gadis berusia 15 tahun yang menderita sakit, kemudian meninggal dunia pada 18 Februari 2011.
Makam Desi
Seorang gadis remaja bernama Desi kelahiran 14 Desember 1995, meninggal dunia karena sakit. Jenazahnya dimakamkan di TPU Prumpung, Jakarta Timur, pada tanggal 18 Februari 2011. Entah siapa yang memulai, tiba-tiba saja beredar kabar bahwa dari makam gadis belia itu keluar suara tangisan.
Kabar itu membuat sejumlah orang penasaran, dan berbondong-bondong mendatangi makam Desi. Menurut taksiran media massa, pada tanggal 18 Februari 2011 sekitar ratusan massa terkonsentrasi di sekitar makam Desi yang berhiaskan nisan berwarna hitam dan taburan bunga yang mulai mengering.
Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, aparat pemerintah setempat sudah melakukan antisipasi, antara lain mengutus Wakil Lurah Cibesut, Bambang N, untuk meyakinkan massa bahwa suara tangisan dimaksud tidak ada. Di tengah kerumunan massa , Bambang meminta massa untuk diam dan menyimak ada-tidaknya suara tangisan pada makam Desi. Ternyata tidak ada. Maka, Bambang pun meminta massa yang berkerumun di sekitar makam Desi untuk meninggalkan tempat.
Namun, massa yang penasaran tetap berkerumun di sekitar makam Desi pada hari-hari berikutnya. Ketua RT setempat, Nurohman, sudah pula turun tangan meyakinkan massa bahwa suara tangisan itu tidak ada. Meski sudah berapi-api, massa yang penasaran tak juga surut. Massa terkesan cuek (tidak peduli, bersikap masa bodoh) terhadap ‘pidato’ sang Ketua RT.
Bahkan ketika salah seorang ustadz, Junaedi, berusaha meyakinkan massa dengan ceramah keagamaannya, massa bergeming alias cuek bebek tidak menggubrisnya, meski pada saat ceramah disampaikan massa masih mau mendengarkan dengan sikap terdiam. Usai ceramah, mereka kembali kepada pendirian semula. Sampai 23 Februari 2011, masih ada sekitar 200-an orang yang terkonsentrasi di makam tersebut. Akibatnya, banyak sampah bertebaran dan sejumlah makam rusak terinjak-injak. Sejumlah pedagang pun ikut masuk areal makam untuk menjajakan makanan dan minuman.
Desi bukan siapa-siapa. Tapi, ketika kabar burung (kabar yang tidak jelas sumbernya dan tak dapat dipegangi) menyampaikan pesan bahwa dari makam gadis remaja itu keluar tangisan, lalu ratusan orang pun penasaran. Tidak sekedar penasaran, mereka berbondong-bondong mendatangi makam gadis remaja itu, seraya mengabaikan pesan pak ustadz, Ketua RT, Wakil Lurah dan aparat kepolisian. Artinya, massa lebih percaya kepada rumor berbau mistis-klenik ketimbang pesan tokoh formal dan informal tadi. Ini jelas suatu kemunduran, sekaligus merupakan krisis kepercayaan terhadap para tokoh masyarakat tadi.
Kalau makam Desi yang bukan siapa-siapa saja bisa menyedot perhatian khalayak, apalagi bila ada kejadian pada makam seseorang yang selama ini secara sengaja-ngaja diposisikan oleh media yang berbau anti Islam bahwa dia itu sebagai wali, guru bangsa, dan tokoh besar yang faktanya memang pernah menjadi presiden Indonesia. Pasti lebih heboh lagi tentunya.
Makam Gus Dur Amblas
Kenyataannya memang demikian. Apalagi, peristiwa amblasnya makam Gus Dur yang terletak di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur ini, terjadi bertepatan dengan liburan Maulid 15 Februari 2011/ 12 Rabi’ul Awwal 1432H. Beberapa jam pasca amblasnya makam Gus Dur itu, dua putri Gus Dur, Inayah dan Alissa telah mendatangi dan melihat kondisi makam tersebut. Namun saat itu, makam amblas Gus Dur sudah ditutup pasir oleh petugas penjaga makam.
Saat itu, pada liburan Maulid, orang-orang yang berziarah ke makam Gus Dur jauh lebih banyak dari hari-hari sebelumnya. Maklumlah hari libur, Maulid pula. Bukan hanya peziarah yang tumpah ruah, tetapi juga curah hujan yang turun membasahi bumi seperti tumpah dari langit. Sekitar pukul 15:00, Waldi yang biasa berjualan VCD tentang Gus Dur di sekitar makam, tiba-tiba melihat permukaan tanah pada makam Gus Dur amblas. Mulanya seukuran telapak tangan dengan kedalaman sekitar 20 sentimeter.
Kejadian itu segera ia laporkan kepada Zainul yang sedang berjaga di pos dekat pintu keluar masuk bagi peziarah. Serta-merta Zainul bergegas menuju areal makam dan langsung menutupi lubang pada makam Gus Dur dengan pasir. Selanjutnya, penjaga dan pengurus ponpes membuat barisan barikade agar peziarah tidak sampai mengabadikan peristiwa amblasnya permukaan makam Gus Dur. Alasannya, jasad Gus Dur yang sudah setahun lebih dimakamkan di tempat itu terlihat masih tetap utuh.
Menurut M. Hasan, orangtua Zainul, yang juga ikut menutupi lubang di makam Gus Dur itu bersama anaknya, di bawah guyuran hujan ia melihat sesuatu yang ganjil, namun tak berani menceritakan apa yang dilihatnya. Alasannya, itu bukan merupakan kewenangannya. Sesuatu yang ganjil?
Yang jelas, sehari pasca amblasnya makam Gus Dur, di sekeliling areal makam dibangun tembok setinggi 30 sentimeter untuk mengantisipasi derasnya terjangan air hujan. Juga, disediakan pasir. Maksudnya, jika sewaktu-waktu hujan deras, dan permukaan makam Gus Dur amblas lagi, maka pasir-pasir itu bisa langsung digunakan untuk menutupi lubang dengan segera.
Selain itu, keluarga besar mendiang Gus Dur menggelar rapat internal, membahas fenomena langka amblasnya permukaan tanah makam Gus Dur, kain kafan yang masih terlihat bersih, dan jasad Gus Dur yang meski telah satu tahun lebih ditanam konon tetap utuh. Bagi para Gusdurian, kabar seperti itu membuat mereka kian yakin bahwa Gus Dur itu bermaqom wali. Istilah Gus Durian antara lain digunakan beritajatim.com untuk menyebut konstituen pengagum Gus Dur.
Sebenarnya peristiwa amblasnya makam Gus Dur bukan kali ini saja terjadi. Beberapa hari sejak Gus Dur dimakamkan, sekitar awal Januari 2010, makam Gus Dur pernah amblas akibat banyaknya peziarah yang berkerumun. Menurut pemberitaan Liputan6.com edisi 04 Januari 2010: “Sejak KH Abdurrahman Wahid dikebumikan, makam cucu pendiri Nahdlatul Ulama itu tak henti-hentinya didatangi peziarah. Apalagi peziarah bisa dengan leluasa memasuki areal dan mendekati makam. Akibatnya, tanah makam Gus Dur amblas dan sejumlah batu nisan di kompleks makam rusak.”
Sejak saat itu (04 Januari 2010), pengelola ponpes Tebuireng memberi pembatas dengan tali tambang, sehinga peziarah tak bisa leluasa seperti sebelumnya, selain untuk menghindari kerusakan yang lebih parah lagi.
dusta
Salah satu kelompok mengambil langkah yang berbeda dengan kelompok lain, maka terjadilah perbedaan pendapat antar kelompok tersebut yang terikat dalam satu perjanjian yang disebut koalisi ..
Substansinya sama tetapi jalan yang ditempuh berbeda. Menurut para pengamat perbedaannya adalah jalan pertama dapat membongkar akar permasalahannya dan potensi berhasilnya lebih besar karena undang-undang yang mengaturnya lebih ketat, sedangkan jalan kedua tidak dapat membongkar akar permasalahan bahkan potensi gagalnya lebih besar karena undang-undang yang mengaturnya tidak lebih ketat dari yang pertama.
hati-hati ..
Tidak sedikit pengamat yang memberikan masukan yang membela kepentingan salah satu kelompok untuk mengambil keuntungan ..artinya tidak semua pengamat itu independent dengan pendapatnya .. tetapi independent dengan kepentingan pribadinya ..
Perbedaan potensi dari kedua jalan yang ditempuh tersebut tidak mengemuka dengan baik diranah publik, bahkan yang ditonjolkan adalah kelompok pertama tidak mendukung kelompok kedua bahkan dikatakan selalu melakukan perlawanan dan membangkang ...
Media lebih sering menjadi gerinda atau batu asah untuk menajamkan perbedaan tersebut dan terkesan merasa bahagia kalau perbedaan itu menjadi perceraian ...
Mengapa mereka mengatakan bahwa kelompok yang berbeda pendapat itu pembangkang, karena yang mengatakan itu adalah kelompok yang merasa lebih berkuasa dan merasa gagah dengan kekuasaannya sehingga tidak boleh ada perbedaan pendapat, selalu harus sama apapun masalahnya.
Lucunya ..mereka ..
Tidak piawai dalam melayani masyarakat tetapi sudah merasa banyak mengurus masyarakat ..
Merasa berhasil ...
Padahal mereka hanya ingin mempertahankan kekuasaannya ..
Masyarakat dijejali dengan opini bahwa kelompok yang melakukan perbedaan harus dengan ikhlas untuk memisahkan diri dan kelompok yang merasa dikhianati sudah tidak merasa nyaman tetapi tidak berani dengan terang-terangan menendang penghianatnya ...
Ini disebabkan oleh menumpuknya permasalahan yang salah yang harus dilindungi..
Selalu menutupi kedustaan dengan kedustaan
Dan mencoba meyakinkan bahwa kedustaan mereka adalah kebenaran ..
Langganan:
Postingan (Atom)